Translate
Kamis, 22 Agustus 2013
Manfaat bernyanyi
Latihan bernyanyi ternyata mengurangi resiko ngorok. Dengan melatih otot kerongkongan maka dapat mengurangi ngorok. Jadi mulailah bernyanyi setiap hari...
Efek diabetes
Penderita Diabetes tipe 2 memiliki resiko terkena demensia/pikun lebih tinggi 17% dibandingkan yang sehat dalam kurun waktu 10 tahun.
Khasiat buah dan sayur
Makan buah dan sayur secara rutin dapat menurunkan resiko pembesaran pembuluh darah aorta di perut yang dapat menimbulkan resiko kematian
Minggu, 21 Juli 2013
Panca Indra
Yang
kita lakukan dalam hidup tak lain dari memuaskan panca indra kita.
Melihat yg indah, mendengarkan yg merdu, mencicipi yg lezat, mencium yg
harum dan menyentuh kelembutan. Gak susah kayaknya utk memuaskan seluruh
panca indra kita bila kita menikmati setiap hal yg kita rasakan.
Sayangnya kita selalu ingin lebih sehingga tidak pernah terpuaskan.
Bersyukurlah atas apa yg anda lihat, dengar, cium, rasakan dan sentuh,
maka semua akan terasa indah.
Good Day Bad Day
Good
day and bad day come and go. If today is a bad day then you should
believe that tomorrow will be a better day. And visa versa. If today is a
good day then prepare yourself for a bad day tomorrow. But hey, life is
unpredictable. So just enjoy the ride..
Jumat, 19 Juli 2013
Tips kanker
Ingin tahu info tentang seputar kanker? Aneka obat kanker? Makanan dan minuman yang dilarang dikonsumsi oleh penderita kanker? Berbagai makanan dan minuman anti kanker? Gejala-gejala kanker? Atau mau konsultasi dan curhat ttg kanker? Tinggal klik : www.tipskanker.com, semua yang anda ingin ketahui tentang kanker pasti terjawab. Silakan buktikan sendiri.
Lingkaran Kehidupan Anda
Siapa yang perduli
tentang diri kita bila bukan diri kita sendiri, orang yang kita kasihi
dan yang mengasihi kita. Jaga agar mereka bisa selalu ada disekeliling
kita. Tanpa mereka hidup kita hampa.
Semua ada di pikiran kita
Kadang
kita menghadapi masalah yang tampak sangat berat dan membebani pikiran
kita. Kita ingin lari dan keluar dari permasalahan tsb secepatnya. Namun
ternyata bila dihadapi ternyata penyelesaiannya bisa sederhana walaupun
ada yg harus kita korbankan. Jadi semua ada di pikiran kita. Bila kita
anggap berat maka akan jadi berat. Seberat apapun masalahnya bila kita
anggap ringan dan mau diatasi maka pasti teratasi.
101 keinginan
Saya
pernah membaca buku motivasi dan disuruh menulis 101 hal yang saya
inginkan dalam hidup dan kapan saya ingin mencapainya. 20 hal pertama
tidak masalah, namun selanjutnya menjadi sulit dan akhirnya saya harus
lebih spesifik atas apa yg saya inginkan barulah 101 hal tersebut dapat
terpenuhi. Ternyata kita kadang gak tahu secara spesifik apa yg kita
inginkan shg tdk bisa mencapai keinginan tersebut. Tapi begitu keinginan
kita sdh jelas ternyata jadi mudah untuk mencapai keinginan tersebut
walaupun kadang waktunya lebih lama dari yg sudah kita targetkan. Coba
buktikan sendiri.
Rabu, 17 Juli 2013
Lebih baik mencegah daripada mengobati
Mencegah itu jauh lebih
murah biayanya daripada mengobati. Kalau sudah kena penyakit, berapapun
biayanya berani dikeluarkan, bahkan sampai menjual rumah dan seluruh
harta bendanya. Tapi saat masih sehat, keluar uang kecil untuk menjaga
kesehatan tidak mau. Itu lah kenyataan hidup. Jadi jaga kesehatan anda
dengan pola makan yang baik, pola hidup yang baik, dan serta tambahkan
suplemen atau pun herbal untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh anda. EXTILO jawabannya. Harganya terjangkau, khasiatnya luar biasa.
Minggu, 14 Juli 2013
Khasiat kulit manggis
Tahukah anda bahwa kulit
manggis memiliki khasiat sbg : antioksidan, antikanker, antirumor,
antidiabetes, antivirus, antiradang, antialergi, antialzheimer (pikun),
antiaging, antiplatelet (penyumbatan pembuluh darah), antilelah,
antijamur, antimikroba, antikolesterol..sehingga kulit manggis sangat
baik digunakan sbg preventif (pencegahan) maupun kuratif (pengobatan).
Pastikan ekstrak kulit manggis yg anda konsumsi setiap hari100% murni
ekstrak, teliti sebelum membeli. Jangan membeli karena isinya banyak dan
harganya murah, tapi karena khasiat dan manfaatnya yg terjamin. Pesan
ini disampaikan oleh EXTILO (Ekstrak kulit manggis plus). Info produk di
www.primasolusimedika.com
Jumat, 12 Juli 2013
Undian Berhadiah
Like
Fans Page PT Prima Solusi Medika via www.primasolusimedika.com atau via
www.facebook.com/ptprimasolusimedika dan dapatkan kesempatan
memenangkan Samsung Galaxy Grand. Jangan lupa kirim sms ke 081248482373
berisi nama dan alamat anda.
Senin, 24 Juni 2013
FELIX DHARMAPUTRA: Orang Indonesia Memang Cuek
FELIX DHARMAPUTRA: Orang Indonesia Memang Cuek: Ada pepatah "LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI" Suatu pernyataan 100% benar, namun pada kenyataannya sulit dijalankan. Apal...
Orang Indonesia Memang Cuek
Ada pepatah "LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI"
Suatu pernyataan 100% benar, namun pada kenyataannya sulit dijalankan. Apalagi kita orang Indonesia, termasuk manusia super cuek. Untuk kalangan berduit saja sering cuek, apalagi yang tidak punya uang. Boro-boro jaga kesehatan, untuk memenuhi kebutuhan standard hidup minimum saja susah.
Tapi cara berpikir memang pengaruh sangat besar dengan pola hidup. Dalam berbelanja, kita masih melihat kuantitas daripada kualitas. Asal banyak, yang penting kenyang, gak perduli rasanya enak atau tidak, bersih atau tidak, dan sehat atau tidak. Jadi gak heran kalau banyak yang beli barang KW (aspal) karena murah walaupun belum tentu bagus.
Demikian juga dalam urusan kesehatan. Kalau belum sakit, gak perduli sama yang namanya kesehatan. Makan asal enak, asal banyak, gak perduli bersih atau tidak, bergizi atau tidak, dan seterusnya.
Nah, sampai sudah sakit pun, kalau beli obat masih cari yang murah dan banyak isinya. Kecuali udah parah sakitnya baru mau nurut sama dokter. Kalau tidak asal tanya ke apotik apa obatnya, terus yang paling murah apa...
Namun sudah saatnya pola pikir itu diubah. Sudah saatnya kita lebih baik mencegah daripada mengobati. Jaga pola makan, pola kerja, pola istirahat, dan pola hidup. Harus perbanyak olah raga, istirahat yang cukup dan jangan terlalu banyak stress.
Intinya HIDUP itu HARUS BALANCE! Harus berimbang antara kerja dan istirahat, makan dan minum, olah raga, dan rekreasi. Dan jangan lupa beribadah. Itu merupakan salah satu cara untuk memperoleh kedamaian dalam hati, berserah diri, dan bersyukur atas apa yang telah kita peroleh selama hidup ini.
Yang paling maju pola pikirnya adalah orang Eropa. Sebagian besar dari mereka sudah menerapkan pola hidup yang lebih BALANCE. Walaupun kadang dimata kita orang ASIA, terkesan mereka santai dalam menjalani hidup. Namun itulah yang benar. Kalau orang China, kerja kumpul uang sampai sebanyak-banyaknya sehingga hari tua terjamin. Kalau orang Eropa, mereka menyisihkan untuk hari tua, namun sebagian dinikmati saat ini. Mereka libur cukup panjang, sehingga bisa menghabiskan waktunya untuk liburan ke tempat yang menarik. Tidak seratus persen pola hidup mereka sudah baik dan benar, namun ada sisi lain dari kehidupan mereka yang patut kita tiru. Namun urusan keegoisan, tidak perduli, dan tidak mau punya keturunan menjadi hal negatif yang jangan ditiru. Jadi memang tidak ada yang sempurna.
Untuk urusan kesehatan, mereka sekarang sudah beralih kembali ke pengobatan yang alami. Jadi mereka tidak lagi mengandalkan obat yang sifatnya kimiawi, namun sudah mengarah ke herbal. Indonesia pun mulai mengarah kesana. Pemerintah sudah mulai menganjurkan masyarakat untuk kembali ke herbal. Memang herbal tidak instan, dan itu menjadi masalah buat orang Indonesia yang suka serba instan. Maunya makan obat sekarang, besok sembuh... Kalau makan obat herbal, ya butuh setidaknya 3 hari untuk benar-benar merasakan khasiatnya. Namun, bila kita stop konsumsi pun, efeknya masih terasa sampai 3 hari ke depan.
Jadi, sebaiknya kita jangan terlalu cuek soal kesehatan, jaga pola hidu berimbang antara kerja dan istirahat, olah raga dan makan yang teratur, serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi suplemen atau obat yang bersifat herbal. BACK TO NATURE!!
Suatu pernyataan 100% benar, namun pada kenyataannya sulit dijalankan. Apalagi kita orang Indonesia, termasuk manusia super cuek. Untuk kalangan berduit saja sering cuek, apalagi yang tidak punya uang. Boro-boro jaga kesehatan, untuk memenuhi kebutuhan standard hidup minimum saja susah.
Tapi cara berpikir memang pengaruh sangat besar dengan pola hidup. Dalam berbelanja, kita masih melihat kuantitas daripada kualitas. Asal banyak, yang penting kenyang, gak perduli rasanya enak atau tidak, bersih atau tidak, dan sehat atau tidak. Jadi gak heran kalau banyak yang beli barang KW (aspal) karena murah walaupun belum tentu bagus.
Demikian juga dalam urusan kesehatan. Kalau belum sakit, gak perduli sama yang namanya kesehatan. Makan asal enak, asal banyak, gak perduli bersih atau tidak, bergizi atau tidak, dan seterusnya.
Nah, sampai sudah sakit pun, kalau beli obat masih cari yang murah dan banyak isinya. Kecuali udah parah sakitnya baru mau nurut sama dokter. Kalau tidak asal tanya ke apotik apa obatnya, terus yang paling murah apa...
Namun sudah saatnya pola pikir itu diubah. Sudah saatnya kita lebih baik mencegah daripada mengobati. Jaga pola makan, pola kerja, pola istirahat, dan pola hidup. Harus perbanyak olah raga, istirahat yang cukup dan jangan terlalu banyak stress.
Intinya HIDUP itu HARUS BALANCE! Harus berimbang antara kerja dan istirahat, makan dan minum, olah raga, dan rekreasi. Dan jangan lupa beribadah. Itu merupakan salah satu cara untuk memperoleh kedamaian dalam hati, berserah diri, dan bersyukur atas apa yang telah kita peroleh selama hidup ini.
Yang paling maju pola pikirnya adalah orang Eropa. Sebagian besar dari mereka sudah menerapkan pola hidup yang lebih BALANCE. Walaupun kadang dimata kita orang ASIA, terkesan mereka santai dalam menjalani hidup. Namun itulah yang benar. Kalau orang China, kerja kumpul uang sampai sebanyak-banyaknya sehingga hari tua terjamin. Kalau orang Eropa, mereka menyisihkan untuk hari tua, namun sebagian dinikmati saat ini. Mereka libur cukup panjang, sehingga bisa menghabiskan waktunya untuk liburan ke tempat yang menarik. Tidak seratus persen pola hidup mereka sudah baik dan benar, namun ada sisi lain dari kehidupan mereka yang patut kita tiru. Namun urusan keegoisan, tidak perduli, dan tidak mau punya keturunan menjadi hal negatif yang jangan ditiru. Jadi memang tidak ada yang sempurna.
Untuk urusan kesehatan, mereka sekarang sudah beralih kembali ke pengobatan yang alami. Jadi mereka tidak lagi mengandalkan obat yang sifatnya kimiawi, namun sudah mengarah ke herbal. Indonesia pun mulai mengarah kesana. Pemerintah sudah mulai menganjurkan masyarakat untuk kembali ke herbal. Memang herbal tidak instan, dan itu menjadi masalah buat orang Indonesia yang suka serba instan. Maunya makan obat sekarang, besok sembuh... Kalau makan obat herbal, ya butuh setidaknya 3 hari untuk benar-benar merasakan khasiatnya. Namun, bila kita stop konsumsi pun, efeknya masih terasa sampai 3 hari ke depan.
Jadi, sebaiknya kita jangan terlalu cuek soal kesehatan, jaga pola hidu berimbang antara kerja dan istirahat, olah raga dan makan yang teratur, serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi suplemen atau obat yang bersifat herbal. BACK TO NATURE!!
Langganan:
Postingan (Atom)

